![]() |
| vladimir putin |
JAKARTA, CNBC Indonesia melaporkan – Amerika Serikat (AS) dan Inggris memimpin koalisi militer untuk mengebom Yaman pada Kamis malam waktu setempat. AS mengatakan hal ini sebagai respons atas tindakan milisi Houthi yang menyerang kapal-kapal di Laut Merah.
“Hari ini, atas arahan saya, militer AS, bekerja sama dengan Inggris dan dengan dukungan dari Australia, Bahrain, Kanada, dan Belanda, berhasil melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Yaman yang digunakan oleh pemberontak Houthi. "Ini membahayakan kebebasan berlayar di salah satu jalur perairan terpenting di dunia,” kata Presiden AS Joe Biden kepada The New York Times dan AFP, Jumat (1 Desember 2024).
"Serangan-serangan ini membahayakan personel militer AS, pelaut sipil, dan mitra kami, membahayakan perdagangan, dan mengancam kebebasan navigasi. Lebih dari 50 negara telah melancarkan 27 serangan terhadap kapal komersial internasional. Kami terkena dampak serangan itu," Biden ditegaskan kembali.
Hal itu menimbulkan banyak reaksi. Baru-baru ini, Rusia menyerukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.
"Sumber diplomatik mengatakan Rusia telah mengirimkan pesan kepada anggota Dewan Keamanan PBB bahwa mereka menganggap penggunaan kekuatan di Yaman sebagai pelanggaran Piagam PBB," kata Al Jazeera dalam pembaruan mengenai serangan Israel di Gaza.
"Negara telah mengadakan pertemuan darurat pada hari Jumat," tambahnya.
Arab Saudi sebelumnya juga mengomentari situasi di Yaman pasca serangan AS. Riyadh menegaskan akan terus memantau situasi di negara tetangganya di bagian selatan, kata media Lebanon al-Mayadeen.
“Arab Saudi menekankan pentingnya menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan Laut Merah dan menyerukan (para pihak) untuk menahan diri dan menghindari eskalasi,” tambah pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi.
Harga minyak mentah naik 2D44 Di sisi lain, harga minyak naik akibat serangan AS. Harga minyak naik lebih dari 2% pada hari Jumat, menurut kantor berita AFP.
Analis percaya bahwa patokan WTI AS bisa melampaui $75. Sementara itu, minyak mentah lainnya, Brent, bisa mencapai $80.
Kekhawatiran semakin meningkat bahwa kenaikan harga akan menyebabkan inflasi kembali melonjak, sehingga berpotensi mempersulit bank sentral untuk mengadopsi kebijakan moneter yang lebih dovish pada tahun ini. Hal ini memunculkan kembali kekhawatiran terhadap perekonomian.
"Peningkatan kandungan minyak secara signifikan akan merusak... "Skenario soft landing kemungkinan besar terjadi tahun ini," kata Andrew Slimmon, analis di Morgan Stanley Investment Management.
Mengapa Houthi Menyerang Laut Merah
Houthi sendiri melancarkan serangan di Laut Meran sebagai bagian dari protes mereka terhadap perang Israel di Gaza. Kelompok Houthi juga mengatakan pada bulan Desember bahwa mereka akan menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel sampai bantuan maksimal diberikan ke Gaza.
Laut Merah meliputi 15 bagian jalur laut internasional. Ini adalah cara tercepat untuk mengangkut barang dari Asia ke Eropa melalui Terusan Suez.
Dampak serangan ini Menurut Institut Ekonomi Dunia Kiel, sekitar 200.000 kontainer saat ini diangkut melalui Laut Merah setiap hari. Jumlah ini turun dibandingkan 500.000 kasus per hari pada November lalu.
Julian Hintz, direktur Pusat Penelitian Kebijakan Perdagangan Kiel, mengatakan: "Karena gangguan yang disebabkan oleh serangan tersebut, perjalanan antara area produksi di Asia dan konsumen di Eropa memakan waktu hingga 20 hari lebih lama."
“Hal ini juga tercermin dari penurunan volume perdagangan antara Jerman dan UE karena barang yang diangkut masih berada di laut dan tidak dibongkar di pelabuhan sesuai rencana,” kata Hinz dalam pernyataannya.
#yaman #rusia #palestine #dunia #beritadunia #tranding #trandinggoogle #jerman #amerika #yaman #suriah #irak #iran #houti
Beli lalu lintas untuk situs web Anda

.jpeg)

Post a Comment